|
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA Jl.Angkasa I No.2 Kemayoran, Jakarta 10720, Telp: (021) 4246321, fax: (021) 4246703 PO. BOX 3540 JKT, Website : http://www.bmkg.go.id, Email : info@bmkg.go.id |
|
LOKASI
|
Jawa Barat
, Kabupaten Cianjur
, Campaka
, Girimukti
|
|---|---|
| TANGGAL | 23 Apr 2026 02:00 WIB |
| DAMPAK |
Tanah Longsor Berdasarkan laporan warga, aparat desa dan koordinasi dengan BPBD Kab. Cianjur didapatkan informasi bahwa telah terjadi tanah longsor pada pukul 02.00 WIB dini hari tanggal 23 April 2026 dengan dampak tutupan longsor yang cukup luas. |
|
BERITA KEJADIAN
![]() BPBD Kab Cianjur |
| POS HUJAN | CURAH HUJAN / KECEPATAN ANGIN |
|---|---|
|
INDIKATOR
|
KETERANGAN |
|---|---|
|
El Niño Southern Oscillation (ENSO)
|
|
|
Dipole Mode Indeks (DMI)
|
|
|
FENOMENA GELOMBANG ATMOSFER
|
Gelombang Kelvin aktif di sebagian wilayah Jawa Barat, yang berkontribusi terhadap potensi peningkatan hujan di wilayah Jawa Barat.
|
|
POLA ANGIN
|
Terpantau daerah sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Jawa Barat, kondisi tersebut mendukung potensi pembentukan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat.
|
|
POLA TEKANAN UDARA
|
|
|
KELEMBABAN UDARA
|
Kelembapan udara di wilayah Jawa Barat juga cukup tinggi, yakni pada lapisan 850–500 mb berada pada kisaran 40–98%
|
|
SUHU PERMUKAAN LAUT (SPL)
|
Suhu muka laut di sebagian wilayah perairan Indonesia masih relatif hangat, mengindikasikan potensi suplai uap air ke wilayah Jawa Barat
|
|
DAERAH KONVERGENSI, KONFLUEN, BELOKAN ANGIN
|
|
|
LABILITAS UDARA
|
Labilitas atmosfer secara umum berada pada kategori ringan hingga sedang, yang mengindikasikan meningkatnya potensi terbentuknya awan konvektif skala lokal.
|
|
ANALISIS CITRA SATELIT CUACA
|
|
|
ANALISIS CITRA RADAR CUACA
|
Berdasarkan interpretasi citra radar Tangerang diketahui bahwa sejak
pukul 17.33 WIB hingga 20.29 WIB terpantau sel-sel hujan dengan reflektivitas 35-45 dBZ bergerak lambat di wilayah Kabupaten Cianjur. Nilai reflektivitas mencapai 45 dBZ mengindikasikan terjadinya hujan lebat. Durasi hujan yang panjang (lebih dari 5 jam secara akumulatif) menjadi faktor utama penjenuhan tanah. |
|
1. Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat saat ini
dipengaruhi oleh suhu muka laut di sebagian wilayah perairan Indonesia masih relatif hangat yang mengindikasikan potensi suplai uap air ke wilayah Jawa Barat, terpantau daerah belokan angin di sekitar wilayah Jawa Barat, kondisi tersebut mendukung potensi pembentukan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat, serta kelembapan relatif pada lapisan 850 -500 mb berada pada rentang 50 - 95%. Faktor lokal yakni labilitas atmosfer bervariasi pada kategori ringan hingga kuat yang mengindikasikan meningkatnya potensi terbentuknya awan konvektif skala lokal. 2. Berdasarkan interpretasi citra radar terdapat indikasi terjadinya hujan sedang hingga lebat pada skala lokal di sebagian wilayah Kota Bogor pada rentang waktu antara sore hingga malam hari. Sedangkan pada sore hingga malam hari terjadi hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kabupaten Cianjur. 3. Pada periode transisi kejadian hujan lebat disertai angin kencang dapat bersifat lokal, mengingat pos pengataman otomatis terdekat berjarak kurang lebih 15 Km, namun berdasarkan data hujan pada tanggal 19 – 21 April 2026 terpantau hujan berturut – turut di sekitar Kota Bogor bagian barat dengan intensitas ringan hingga saat lebat, pada kejadian berdampak longsor kondisi tersebut mendukung tanah menjadi lebih lembab dan jenuh. 4. Berdasarkan data curah hujan dan peta analisis curah hujan tanggal 19-22 April 2026 menunjukkan akumulasi curah hujan selama empat hari berturut-turut, dimana membuat pori pori tanah terus terisi penuh oleh air sehingga mengurangi gaya gesek antar partikel tanah (kohesi). Kombinasi intensitas tinggi curah hujan dan durasi paparan yang lama mengakibatkan penjenuhan tanah yang luas, sehingga berdampak longsor yang cukup masif di dini hari. |
|
1. Waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai
dengan kilat atau petir dan juga angin kencang pada sore hari, terutama pada hari dimana terjadi pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, biasanya ditandai dengan jenis awan yang berwarna gelap, dan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (Awan jenis Cumulonimbus). 2. Waspada terhadap potensi sambaran petir dengan berlindung di tempat tertutup, menghindari pohon, tiang listrik, reklame, atau sesuatu yang tinggi lainnya yang bisa roboh saat terjadi angin kencang, menghindari tempat tinggi dan terbuka, mematikan alat komunikasi sementara waktu, dan menjaga jarak aman jika sedang berteduh di luar ruangan. 3. Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang terjadi selama beberapa hari berturut- turut. Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai, untuk mewaspadai potensi genangan/banjir. 4. Diprakirakan satu hingga tiga hari ke depan masih terdapat potensi hujan (pada skala lokal) pada siang hingga malam hari di sebagian wilayah Kota Bogor. |
|
PERINGATAN DINI
|
PRODUK (GAMBAR/SCREENSHOOT) |
|---|---|
|
MINGGUAN
|
|
|
2 HARI KEDEPAN
|
![]() |
|
NOWCASTING
|
![]() ![]() ![]() |
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
![]() |
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
![]() |
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
![]() |
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
|
|
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
![]() |
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
![]() |
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
|
|
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
|
|
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
|
|
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
|
|
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
|
|
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
![]() |
|
|
✓ File berhasil diupload!
|
✓ File berhasil diupload!
|
![]() |
|
|
Jawa Barat, 23 April 2026 Prakirawan Cuaca Mirnawati Zulaikha |