BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
Jl.Angkasa I No.2 Kemayoran, Jakarta 10720, Telp: (021) 4246321, fax: (021) 4246703
PO. BOX 3540 JKT, Website : http://www.bmkg.go.id, Email : info@bmkg.go.id

ANALISIS CUACA PADA KEJADIAN ANGIN KENCANG, HUJAN LEBAT
DI JAWA BARAT , KOTA BOGOR
TANGGAL 19 - 20 FEB 2026


I. INFORMASI KEJADIAN
LOKASI
  • Jawa Barat , Kota Bogor
  • Jawa Barat , Kabupaten Indramayu
  • Jawa Barat , Kabupaten Subang
  • Jawa Barat , Kabupaten Bekasi
  • Jawa Barat , Kota Bekasi
TANGGAL 19 Feb 2026 20:00 WIB s.d. 20 Feb 2026 09:00 WIB (Malam)
DAMPAK Banjir / Genangan, Bangunan Rusak
1. Berdasarkan informasi dari BPBD Kota Bogor diketahui Telah terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan rumah warga rusak di bagian atap (terbang terbawa angin) pada pukul 11.00 WIB di beberapa titik di Kota Bogor yakni Kampung Bubulak, Kelurahan Kencana Kecamatan Tanah Sareal (14 rumah terdampak) dan di - Kampung Ciburial RT 004/RW 004 Kelurahan Ciparigi Kecamatan Bogor Utara (5 rumah terdampak). 2. Berdasarkan informasi BPBD Kab Indramayu dan media, telah terjadi hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Indramayu selama dua hari berturut-turut pada Rabu–Kamis (18–19 Februari 2026), yang mengakibatkan banjir di sejumlah komplek perumahan. Hingga Kamis malam (19/02/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, genangan air dilaporkan masih terus meningkat, Ketinggian air berkisar antara 20–30 cm, dan di beberapa blok mencapai ±50 cm serta telah masuk ke dalam rumah warga. 3. Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Subang, telah terjadi cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang pada Kamis, 19 Februari 2026 sekitar pukul 17.30 WIB di wilayah Dusun Rawasari RT 015 RW 008, Desa Sukamandi Jaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. Kondisi tersebut berdampak kerusakan pada bagian atap rumah warga akibat terpaan angin kencang. 4. Berdasarkan informasi BPBD Kota Bekasi dan kutipan media, hujan deras disertai angin kencang pada Kamis malam (19/02/2026) hingga Jumat pagi (20/02/2026) menyebabkan banjir pada pagi hari antara pukul 06.00 – 09.00 WIB di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Ketinggian genangan berkisar 10–150 cm, dengan titik terdalam di Kp. Lebak RT 001/003, Kel. Teluk Pucung, Kec. Bekasi Utara. Banjir juga terjadi di Kec. Tambun Selatan dan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, dengan genangan hampir selutut orang dewasa. Kondisi tersebut berdampak aktivitas warga terganggu, perumahan dan fasilitas umum terendam, serta 9 warga dievakuasi.
BERITA KEJADIAN

BPBD Kota Bogor − BPBD Kab Subang − BPBD Kab Indramayu − https://www.cirebonraya.com/ciayumajakuning/43716749369/banjirkembali-menerjang-kota-indramayu-genangan-di-komplek-perumahanmakin-tinggi-buka-puasa-pertama-dalam-guyuran-hujan-lebat − https://nu.or.id/nasional/hari-kedua-puasa-ramadhan-hujan-disertai-anginkencang-guyur-wilayah-jabodetabek-ClZ8a − https://www.kalderanews.com/2026/02/hujan-mengamuk-semalamanbekasi-diterjang-banjir-hingga-15-meter-ini-titik-dan-lokasi-lengkapnya/
II. DATA PENGAMATAN SYNOPTIK
POS HUJAN CURAH HUJAN / KECEPATAN ANGIN
III. ANALISIS METEOROLOGI
A. SKALA GLOBAL
INDIKATOR
KETERANGAN
El Niño Southern Oscillation (ENSO)

B. SKALA REGIONAL
FENOMENA GELOMBANG ATMOSFER
MJO berada di Fase 3 (Indian-Ocean) berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia
POLA ANGIN
Terpantau belokan angin dan konvergensi di wilayah Jawa Barat yang dapat mendukung potensi pembentukan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat.
KELEMBABAN UDARA
Kelembapan udara di wilayah Jawa Barat pada lapisan 850–500 mb berada pada kisaran 60–98%.
SUHU PERMUKAAN LAUT (SPL)
Suhu muka laut di sebagian wilayah perairan Indonesia relatif hangat, yang mengindikasikan suplai uap air ke wilayah Jawa Barat
C. SKALA LOKAL
LABILITAS UDARA
Labilitas atmosfer secara umum berada pada kategori ringan hingga sedang, yang mengindikasikan meningkatnya potensi terbentuknya awan konvektif skala lokal.
D. CITRA SATELIT CUACA
ANALISIS CITRA SATELIT CUACA
  • • Kota Bogor
    Berdasarkan interpretasi citra radar diketahui awan konvektif dengan reflektifitas maksimum antara 30-50 dBZ memasuki wilayah Kota Bogor bagian utara mulai pukul 09.17 WIB, bertahan relatif lama dan semakin signifikan hingga mencapai 40-55 dBz pada sekitar pukul 11.09 WIB dan terpantau bertahan hingga siang hari yakni pukul 17.05 WIB terpantau meluruh. Karakteristik awan ini mengindikasikan terjadinya hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kota Bogor pada menjelang siang hingga siang hari.
  • Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang Berdasarkan interpretasi citra satelit periode 19 Februari 2026 pukul 10.00 WIB hingga 20 Februari 2026 pukul 05.00 WIB, terpantau pertumbuhan awan konvektif secara bertahap di wilayah Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu mulai menjelang siang hari. Perkembangan awan semakin signifikan pada periode 12.00–16.00 WIB dengan suhu puncak awan mencapai ≤ -60°C hingga -70°C yang mengindikasikan terbentuknya awan Cumulonimbus (Cb). Pada fase ini, kedua wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat/petir, dengan durasi yang relatif cukup lama terutama sejak sore hingga malam hari. Memasuki malam hari, aktivitas awan konvektif masih bertahan dan terpantau mengalami penguatan lokal terutama di wilayah pesisir utara, termasuk Subang bagian utara dan Indramayu. Kondisi ini mendukung terjadinya hujan lebat pada skala lokal dan angin kencang di beberapa lokasi. Setelah tengah malam hingga dini hari (sekitar pukul 02.00–05.00 WIB), tutupan awan konvektif berangsur melemah dan berganti menjadi awan rendah–menengah, sehingga potensi cuaca ekstrem cenderung menurun.
  • Kab dan Kota Bekasi
    Berdasarkan interpretasi citra radar diketahui tutupan awan konvektif dengan reflektifitas maksimum antara 30-50 dBZ terpantau di wilayah Kota Bekasi dan Kab Bekasi bagian utara mulai pukul 07.10 WIB bertahan hingga siang hari sekitar pukul 13.41 WIB. Menjelang malam hari sekitar pukul 18.37 WIB kembali terjadi tutupan awan hujan disekitar Bekasi bagian utara yang bertahan relatif lama dan semakin signifikan hingga mencapai 40-55 dBz antara malam sekitar pukul 20.30 WIB dan dini hari pukul 03.25 WIB dan terpantau bertahan hingga tanggal 20 Februari 2026 pukul 09.00 WIB terpantau meluruh. Karakteristik awan ini mengindikasikan terjadinya hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kab dan Kota Bekasi dalam durasi yang cukup lama.
E. CITRA RADAR CUACA
ANALISIS CITRA RADAR CUACA
  • • Kota Bogor
    Berdasarkan interpretasi citra radar diketahui awan konvektif dengan reflektifitas maksimum antara 30-50 dBZ memasuki wilayah Kota Bogor bagian utara mulai pukul 09.17 WIB, bertahan relatif lama dan semakin signifikan hingga mencapai 40-55 dBz pada sekitar pukul 11.09 WIB dan terpantau bertahan hingga siang hari yakni pukul 17.05 WIB terpantau meluruh. Karakteristik awan ini mengindikasikan terjadinya hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kota Bogor pada menjelang siang hingga siang hari.
  • Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang Berdasarkan interpretasi citra satelit periode 19 Februari 2026 pukul 10.00 WIB hingga 20 Februari 2026 pukul 05.00 WIB, terpantau pertumbuhan awan konvektif secara bertahap di wilayah Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu mulai menjelang siang hari. Perkembangan awan semakin signifikan pada periode 12.00–16.00 WIB dengan suhu puncak awan mencapai ≤ -60°C hingga -70°C yang mengindikasikan terbentuknya awan Cumulonimbus (Cb). Pada fase ini, kedua wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat/petir, dengan durasi yang relatif cukup lama terutama sejak sore hingga malam hari. Memasuki malam hari, aktivitas awan konvektif masih bertahan dan terpantau mengalami penguatan lokal terutama di wilayah pesisir utara, termasuk Subang bagian utara dan Indramayu. Kondisi ini mendukung terjadinya hujan lebat pada skala lokal dan angin kencang di beberapa lokasi. Setelah tengah malam hingga dini hari (sekitar pukul 02.00–05.00 WIB), tutupan awan konvektif berangsur melemah dan berganti menjadi awan rendah–menengah, sehingga potensi cuaca ekstrem cenderung menurun.
  • Kab dan Kota Bekasi
    Berdasarkan interpretasi citra radar diketahui tutupan awan konvektif dengan reflektifitas maksimum antara 30-50 dBZ terpantau di wilayah Kota Bekasi dan Kab Bekasi bagian utara mulai pukul 07.10 WIB bertahan hingga siang hari sekitar pukul 13.41 WIB. Menjelang malam hari sekitar pukul 18.37 WIB kembali terjadi tutupan awan hujan disekitar Bekasi bagian utara yang bertahan relatif lama dan semakin signifikan hingga mencapai 40-55 dBz antara malam sekitar pukul 20.30 WIB dan dini hari pukul 03.25 WIB dan terpantau bertahan hingga tanggal 20 Februari 2026 pukul 09.00 WIB terpantau meluruh. Karakteristik awan ini mengindikasikan terjadinya hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kab dan Kota Bekasi dalam durasi yang cukup lama.
IV. KESIMPULAN
  • Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni suhu muka laut di sebagian wilayah perairan Indonesia relatif hangat yang mengindikasikan suplai uap air ke wilayah Jawa Barat, terpantau belokan angin dan konvergensi di wilayah Jawa Barat yang dapat mendukung potensi pembentukan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat, MJO berada di Fase 3 (Indian-Ocean) berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia, kelembapan udara di wilayah Jawa Barat pada lapisan 850–500 mb berada pada kisaran 60–98%, labilitas atmosfer secara umum berada pada kategori ringan hingga sedang, yang mengindikasikan meningkatnya potensi terbentuknya awan konvektif skala lokal.
  • Berdasarkan data curah hujan serta interpretasi citra satelit dan radar cuaca periode 19–20 Februari 2026 diketahui telah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada menjelang siang hari di sebagian wilayah Kota Bogor, wilayah Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, serta Kota dan Kabupaten Bekasi mengalami aktivitas konvektif yang cukup signifikan. Pertumbuhan awan Cumulonimbus yang ditandai dengan reflektivitas radar mencapai 30–55 dBZ menunjukkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang berlangsung dalam durasi relatif lama terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan limpasan permukaan dan genangan di wilayah dataran rendah serta kawasan permukiman, bahkan memicu banjir dan kerusakan akibat angin kencang di beberapa lokasi. Secara umum, kejadian ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.
  • Catatan : tidak tersedia titik pengamatan angin terdekat/jarak relevan dengan lokasi terdampak.
V. PROSPEK KEDEPAN
  •  
  • Waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan juga angin kencang pada sore hari, terutama pada hari dimana terjadi pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, biasanya ditandai dengan jenis awan yang berwarna gelap, dan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (Awan jenis Cumulonimbus).
  • Waspada terhadap potensi sambaran petir dengan berlindung di tempat tertutup, menghindari pohon, tiang listrik, reklame, atau sesuatu yang tinggi lainnya yang bisa roboh saat terjadi angin kencang, menghindari tempat tinggi dan terbuka, mematikan alat komunikasi sementara waktu, dan menjaga jarak aman jika sedang berteduh di luar ruangan.
  • Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai, untuk mewaspadai potensi genangan/banjir.
  • Diprakirakan 3 hari ke depan masih terdapat potensi hujan pada menjelang siang hingga menjelang malam hari di sebagian wilayah Kota Bogor, Kab dan Kota Bekasi
  •  
VI. INFORMASI PERINGATAN DINI
PERINGATAN DINI
PRODUK (GAMBAR/SCREENSHOOT)
MINGGUAN

3 HARI KEDEPAN

NOWCASTING

VII. LAMPIRAN
1. Streamline
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


2. Suhu Muka Laut
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


3. Kelembaban Relatif
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


4. Citra Satelit Cuaca
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


5. Citra Radar
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


6. Peta Isohyet
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


7. Peta GSMAP
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


8. Profil Udara Atas
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


9. Data Sinoptik
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


10. Lintasan Siklon Tropis
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


11. Peta Kebakaran Hutan
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


12. Indeks Lokal
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!


13. Lainnya
File berhasil diupload!
File berhasil diupload!